WHO-Global vision 2020 (In Bahasa)
Sebelum kamu mulai membaca, saya sarankan kamu baca dulu tulisan saya yang berjudul Suplementasi vitamin A di India.
Kekurangan vitamin A menjadi salah satu penyebab hilangnya penglihatan seseorang. Tidak terbayang rasanya bila saya menjadi buta dan yang terlihat hanya kegelapan.
Berdasarkan informasi yang saya ketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 40-45 juta orang di dunia mengalami kebutaan, sepertiganya berada di Asia Tenggara. Berarti setiap menit diperkirakan 12 orang menjadi buta, empat orang diantaranya juga berasal dari Asia Tenggara. Pada anak, setiap menit terdapat satu anak menjadi buta dan hampir setengahnya berada di Asia Tenggara. Sedangkan pada balita, WHO memperkirakan ada 1,4 juta yang menderita kebutaan dimana tiga perempat diantaranya ada di daerah-daerah miskin di Asia dan Afrika.
Mengingat besarnya masalah kebutaan di dunia, WHO pada tanggal 30 September 1999, mencanangkan komitmen global Vision 2020: The Right to Sight untuk mendorong penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan tertentu yang sebenarnya dapat dicegah atau direhabilitasi.
Komitmen ini sudah berjalan selama 9 tahun, tersisa 12 tahun lagi untuk mencapai target. Dan kamu bisa ambil bagian dalam di dalamnya.